Monthly Archives: December 2014

Latest Posts

DO’A YANG TERLUPA

El melangkah gontai tak terarah. Dia menuju teras dan meraih kunci motor yang tergantung di sisi jendela. Dengan sekuat tenaga, memacu motor kesayangannya menuju hiruk pikuk kota. Tangannya mencengkeram gas, sehingga jarum spedometer hampir merapat ke arah kecepatan tinggi, 120 km/jam. Satu yang terlintas dalam pikiran saat itu, ingin mengakhiri hidup. Semua telalu menyakitkan baginya. […]

SERUPA TAPI TAK SAMA

Terkadang kita lupa, bahkan belum mengerti makna dari kata aamiin yang sering kita tulis untuk meng’amin’i sebuah do’a. Menurut asal bahasanya, kata amin, aamin, amiin, dan aamiin memiliki makna yang berbeda. Tak jarang, kita sekedar menulis kata yang terkesan sepele itu menjadikan maknanya tidak sesuai dengan tujuan kita. Tapi jika secara lisan mengucapkannya, tidak jadi […]

SEMARAK TAHUN BARU

Sebentar lagi percikan kembang api menghias angkasa malam nan gelap Langit indah, tak semuram malam sebelumnya Lautan manusia berkumpul hanya untuk menyaksikan pertunjukan semalam Oh, manusia apakah hikmah dari semua Di sisi jalan, para penjual terompet berjajar menawarkan hasil karyanya Mengais untung dari para penikmat sesaat Sementara di sudut kota, beberapa sedang berduka Membayangkan rupiah […]

WE ARE NOT TERORIS! 

(sebuah kisah nyata) “Dianaaaa mea le kah?”. (Diana, apa ini?) Suara keras wanita itu membuatku terbiasa dengan cara mereka berbicara. Aku tergopoh menuju kamarku. ”Mesia dai dai?”(Ada apa nyonya?) Dia terlihat marah sambil menunjuk kerudung putih yang kupakai saat shalat subuh pagi tadi. Oh, aku lupa menyimpannya dalam lemari. Mereka tidak menyukai segala sesuatu yang […]

Tak Punya Syurga

Sepulang sekolah, seorang anak menghambur ke arah ibunya. Tanpa berganti baju, dia menceritakan sesuatu dengan polosnya. “Buk, kasihan temen-temenku di sekolah. Hampir semua tak akan mendapat syurga.” ujarnya. “Loh, kok bisa begitu?” “Iya bu, kata pak ustadz kan syurga di telapak kaki ibu, tapi kalau tak punya ibu, berarti tak punya syurga dong?” Senyum merekah […]