Mahasiswa Sering “NGILANG”

Spread the love
  • 0
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Semenjak saya terlibat dalam pembimbing ataupun penguji Tugas Akhir (TA)/ Skripsi, sering kali menjumpai mahasiswa setelah sidang proposal Tugas Akhir menghilang tanpa kabar. Meski sudah diberitahukan kepada mereka bahwa batas pengumpulan revisi proposal selama dua minggu.

Besok, hari Rabu tanggal 06 Desember 2017 adalah batas akhir pengumpulan revisi proposal Tugas Akhir periode tanggal 22 Nopember 2017.  Hingga detik ini ada dua mahasiswa yang mengajukan revisi, itupun masih belum sesuai dengan berita acara catatan revisi. Sedangkan mahasiswa yang lain, tidak diketahui keberadaannya.

Ada beberapa alasan mengapa mahasiswa tidak segera melakukan revisinya.

“Saya nggak PeDe, pak. Nggak yakin dengan TA saya, nggak yakin dapat memperoleh data-data yang dibutuhkan.”

“Nggak yakin mampu menyelesaikan TA menggunakan metode itu.”

“Yang penting maju sidang proposal TA dulu, kan sudah di Acc sama Dospem, revisi dipikir belakangan aja.”

Sebenarnya dan seharusnya tahapan Proposal TA minimal adalah 40% – 50% dari pengerjaan TA itu sendiri. Itupun jika benar benar Proposal TA dikerjakan dengan cara yang Benar dengan proses bimbingan yang benar pula.

Jadi saat Proposal TA diajukan:
– Literature review sudah banyak
– State of Art pembangunan teori nya sudah kuat
– Novelty nya jelas
– Metode nya berlandaskan teori yang kuat
– dan Konseptual Model nya pun detail dan kokoh dalam referensi.

Sehingga seusai Ujian Proposal, mahasiswa dapat percaya diri untuk langsung melangkah ke tahapan Pengambilan Data. (Dikutip dari ungkapan Bpk Tony Dwi Susanto, M.Sc., Ph.D. (President of AIS-Indonesia chapter (AISINDO) )

 

  •  
  • 0
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •